29 May 2009

APAKAH FACEBOOK HARAM?

Apakah Facebook Haram? Oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


APAKAH FACEBOOK HARAM?

Agama apapun selalu punya aturan yang mengikat setiap pemeluknya.

Pada intinya aturan itu terdiri 2 bagian: Perintah dan Larangan.

Islam sebagai sebuah agama yang punya pengikut terbanyak di dunia juga begitu. Ada yang diperintahkan dan ada juga yang dilarang.

Apapun yang diperintahkan, arahnya adalah HALAL.
Sedangkan yang dilarang, arahnya adalah HARAM.

Islam adalah agama yang ditujukan untuk semua manusia.

Jadi apapun aturan yang ada pasti untuk kebaikan seluruh umat manusia.

Semua yang diperintahkan di dalam Islam pastilah demi kebaikan umat manusia. Demikian juga sebaliknya, semua yang dilarang pasti juga untuk kebaikan umat manusia.


Bagaimana dengan Facebook?

APAKAH FACEBOOK HARAM?

Pertama harus dibahas: Facebook itu apa?
Facebook adalah ‘teman ketemu teman’

Kedua: Apa tujuan Facebook?
Tujuan Facebook adalah ‘teman ketemu teman’

Ketiga: Apa yang dilakukan di Facebook?
Aktivitas di Facebook adalah ‘teman ketemu teman’

Keempat: Apa pengaruh Facebook?
Pengaruhnya yang paling besar adalah ‘teman ketemu teman’

Kelima: Apakah Facebook diatur dalam Islam?
Aturan Islam tentang Facebook adalah…

Islam mengijinkan tindakan apa saja dilakukan oleh manusia selama hal itu diperintahkan dan tidak melanggar larangan agama.

Pertama: ‘teman ketemu teman’
Menjalin hubungan silaturrahim diperintahkan di dalam Islam. Jadi seharusnya Facebook nggak masalah…kalau cuma ditinjau dari sudut pandang ini

Kedua: Sejak karena tujuan Facebook adalah ‘teman ketemu teman’
Maka harus dilihat dari niat atau tujuan ketemu itu sama siapa?

Semua tentu sudah tahu bahwa Islam melarang laki-laki berduaan dengan perempuan yang bukan muhrim. Bahkan saling memandang wajah saja dilarang…

Jika dilihat dari hal ini, maka Facebook tidak boleh jika tujuan memakai Facebook adalah untuk saling pandang-memandangi wajah. [!!!]

Ketiga: Aktivitas utama di Facebook
Adalah menulis di dinding sendiri atau di dinding teman kemudian saling mengomentari yang ditulis itu.

Jika dilihat dari hal ini, maka Facebook diperintahkan oleh Islam karena setiap manusia harus saling menasihati agar berbuat kebaikan dan melarang kejahatan.

Tapi juga bisa dilarang oleh Islam jika aktivitas yang dilakukan adalah berbagi file, foto, video, atau meskipun cuma tulisan…yang dilarang. [!!!]

Keempat: Pengaruh Facebook jelas dahsyat!
Untuk ketemu teman yang berada di Amerika nggak harus ke sana. Apalagi kalau cuma temen yang di amiriki…guamping bangeti!

Jika melihat pengaruh ini, maka jelas bagus sekali, bukankah detik ini dakwah, detik berikutnya orang di seluruh dunia sudah bisa menerima materi dakwahnya?

Bayangkan kalau pakai cara manual: ngundang ustadz…

Jika orang Amerika ngundang ustadz dari Indonesia, berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh Sang Ustadz dari mulai menerima undangan sampai bisa mulai dakwahnya?

Sejam, dua jam, sehari, dua hari, apa bisa?
Itu kalau sampai di Amerika nggak kena jet-lag, kecapekan, kedinginan…

Bagaimana dengan Facebook?
Ustadz bikin tulisan, klik kirim…udah… semua orang, nggak cuma yang di Amerika saja, bisa langsung baca tulisannya.

Atau kalau mau susah-susah dikit, Ustadz bisa bikin video terus di-upload… di-share… udah… semua orang di seluruh dunia bisa lihat ustadz dakwah.

Dan bagusnya lagi kalau ada yang nggak paham bisa langsung kirim pertanyaan, bisa dari link komentar, tanggapan, atau bisa juga kirim email.

Jadi bisa semua orang yang nggak paham langsung nanya ke ustadz-nya.

Jika dilihat dari hal ini, maka Facebook jelas bagus sekali, bahkan diperintahkan.

Dakwah bisa jadi sangat mudah, dan enaknya lagi: murah.

Tapi ya itu tadi, kalau dipakai dakwah: saling menasihati kebaikan dan melarang kejahatan…

Tapi kalau dipakai sebaliknya: mengajak kejahatan dan menyuruh kejahatan?
Nggak usah pake Facebook…pake mulut juga tetap dilarang
. [!!!]

Kelima: Bagaimana hukum Facebook menurut Islam?

Bagi saya, Facebook ini mirip mulut kita. Bisa dipakai untuk dakwah, tapi bisa juga dipakai untuk maki-maki orang. [!!!]

Semua ada resikonya!

APAKAH FACEBOOK HARAM?

Kalau dipakai untuk meninggalkan yang diperintahkan dan melanggar larangan ya sudah jelas dan pasti HARAM.

Nggak cuma Facebook aja kan?

Kalau dipakai untuk dakwah ya sudah jelas hukumnya HALAL.

Apapun itu, ingat ini: apapun yang kita lakukan, selalu pertimbangkan kebaikan umat manusia seluruhnya.


Dan selalu ingat Nasihat Simbah Guno Rumekso:

SETIAP AMAL BERDASAR NIATNYA
Niat baik harus diikuti tindakan yang baik dan terencana dengan baik.
Niat buruk? Jangan dilakukan!

[ Nasihat di atas asalnya: “Innamal a’malu bin niyat”,
hadits Nabi s.a.w.,
artinya setiap amal berdasarkan niatnya” ]

Sekian.

Salam dari Kutoarjo,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

ONO DINO ONO UPO 5

Ono Dino Ono Upo 5 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


ONO DINO ONO UPO 5


Old wisdoms don’t die, they only fade away.
Nasihat Simbah nggak ada matinya, paling cuma nggak ke-inget aja.

Maklum saking banyaknya yang harus diingat jadi justru hal-hal yang paling penting malah dilupakan.

Seperti ibu-ibu yang mau punya hajatan pesta besar.

Semua sudah disiapkan, peralatan masak and juru masaknya oke.
Dapur tinggal pakai, sudah bersih kinclong.
Dana juga sudah ada, bisa dipastikan cukup.

Tinggal pergi ke pasar: belanja.
Harus bawa check-list biar nggak ada yang ke-lupa-an.

Dah, pokoknya semua sudah dibeli, nggak ada yang ketinggalan.

Semua jenis ikan, semua jenis daging, semua jenis sayuran…pokoknya semua yang ada di check-list sudah dibeli, sampai rumah nanti tinggal masak.

Sampai rumah, langsung persiapan masak. Semua bahan diracik.
Pokoke dijamin hebat deh nanti pestanya. Lezaaat!

Tapi,
Alamaaak…bagaikan telinga disambar petir di siang hari bolong…
[nggak ada hujan, nggak ada ojek, nggak ada becek…]

Si juru masak sebetulnya suaranya pelan tapi apa yang dia tanyakan itu yang bikin jantungan: “Bu, naruh garamnya di mana ya?”

Hehe…ada yang pernah ngalami?

Pengalaman saya pribadi pernah gitu.

Berminggu-minggu nyari ide bikin ebook. Berhari-hari nulis ebooknya. Berjam-jam upload ke servernya, biar bisa didownload oleh siapa saja yang membutuhkan.

Tapi ya itu tadi ada satu hal yang dilupakan: link url blog yang saya taruh di bagian bawah halaman ebook/footer ternyata merujuk ke blog lain yang jelas bukan blog saya…

Waduuh…bahaya nih! Bisa-bisa orang pada nyasar waktu klik link tersebut.

Akhirnya, harus diedit lagi dari mulai ebooknya. Terus folder .zip yang terlanjur diupload harus didelete dulu. Terus ulangi upload lagi: cuma bedanya sekarang link url blognya udah bener. Nggak bakalan bikin orang nyasar lagi.

Bagi yang sudah download ebook
“Mengenal Setan Seperti yang Diajarkan Allah Ta’ala Di Dalam Al Qur’an”
bisa cek sendiri di bagian footer ada link ke blog
http://mengenal-setan.blogspot.com
nah tadinya link itu nggak begitu!

Ya itu tadi gara-garanya.

Semua hal dianggap penting tapi yang paling penting justru diabaikan.

Sebetulnya menganggap penting semua hal itu bagus, cuma dari semua hal penting harus ada yang paling penting yang nggak boleh salah/keliru.

Jago bisnis online nggak boleh gitu ya. Harus teliti.

Pokoknya teliti, teliti, teliti.
Hati-hati, hati-hati, hati-hati.

[:-) Jangan buat kesalahan fatal (:-]


ONO DINO ONO UPO 5

Nasihat Simbah Guno Rumekso:
Sak begja-begjane wong lali,
isih begjo wong sing eling lan waspadha.

[saya nggak tahu Simbah dapet bajakan darimana nasihat ini, bagi saya yang penting asal kelihatan bijaksana saja lah ya]

[ya bukannya apa-apa sih, cuma ada versi lebih baru dari nasihat ini:
sak begja-begjane wong eling,
isih begjo wong sing edan tur sugih.
Sehebat-hebatnya orang inget, masih lebih untung orang gila yang kaya-raya… sebetulnya nggak bener tapi ini realita kehidupan!]

Sehebat apapun orang lupa,
masih kalah sama orang yang selalu ingat dan waspada.

Seperti contoh di awal tadi, masak semua belanjaan dibeli, malah garamnya nggak beli. Jadi apa ya masakannya nanti kalau nggak pake garam...?

Gitu.

Terima kasih atas segala perhatiannya.
Semoga semua selalu inget buat inget-meng-inget-ken.

Salam sukses daripada saya ya,
Lilik Gunawan.

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

TRAFFIC IS EVERYTHING 4

Traffic is Everything 4 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


TRAFFIC IS EVERYTHING 4


Bagaimana caranya agar promosi Anda menarik perhatian?

Tentu harus ‘menarik’ bukan menipu.

Tahu maksud saya? Ya, kalau orang merasa tertarik, tentu mereka akan semakin sering mendatangi website/blog Anda.

Sebaliknya kalau orang merasa ketipu, jangankan mau balik lagi, udah untung kalau Anda nggak disumpahin: buang-buang waktu aja…! :-(

Ingat kata-kata magic ini:
RAHASIA
GRATIS
BONUS

Jika ada kata-kata itu pasti orang langsung tertarik.

Nah inilah kuncinya menarik perhatian.

Tinggal terserah Anda mau di-apa-kan rasa tertarik itu.

Mau langsung dikasih atau dibuat semakin penasaran?

Meski dengan resiko sangat besar, sebaiknya dibikin semakin penasaran.

Karena dengan begitu, traffic yang ada itu bisa ‘di-manfaat-kan’ untuk meningkatkan page view atau lamanya orang tinggal di website atau blog Anda.

Otomatis akan meningkatkan page rank Anda di search engine. Otomatis SEO atau search engine optimization-nya juga bagus.

Tanpa merugikan para pengunjung tentunya. Bahkan saling menguntungkan. Pengunjung dapat info bagus, Anda dapat traffic sekaligus page view tinggi sehingga menghasilkan SEO bagus.

Tapi tentu tidak bisa sesederhana itu. Anda tetap harus membuat penawaran yang semenarik mungkin.

Saya tidak katakan sebagus mungkin, karena saya tahu Anda belum tentu bisa membuat surat penawaran yang bagus.

Sama, saya juga begitu.

Lagian semua orang tahu kalau ada surat penawaran yang terlalu sempurna pasti ujung-unjungnya ‘penipuan’ alias mereka harus keluar uang, waktu, dan tenaga yang banyak jika tertarik mengikutinya.

Makanya saya katakan semenarik mungkin. Jadi orang baca surat penawaran Anda merasa mengerti bahwa Anda mengerti apa yang mereka butuhkan.

Dan karena mereka merasa begitu, mereka sama sekali tidak berkeberatan ‘membeli’ apa yang Anda tawarkan.

Langkah selanjutnya tentu membuat mereka semakin yakin dengan produk Anda.

Ini sangat penting. Jika produk Anda bagus maka orang akan sukarela ngasih testimoni bagus tapi jika mereka tidak puas…habislah…

Semakin Anda mengerti apa yang mereka butuhkan semakin mudah bagi Anda menawarkan dan menjual produk.

Mereka akan menganggap Anda sebagai ‘teman’.

Perhatian: Sekarang ini semakin banyak media promosi online atau offline. Semakin gencar promosi semakin besar kemungkinan berhasil.

Buat blog, pakai Squidoo Lens, pakai Facebook …

Gitu.
Sekian. Terima kasih.

Salam sukses,
Lilik Gunawan.

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
Jago bisnis online”

TRAFFIC IS EVERYTHING 3

Traffic is Everything 3 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


TRAFFIC IS EVERYTHING 3


Bagaimana cara menaikkan traffic ke website atau blog Anda?
Bagaimana cara mempertinggi jumlah pengunjung?

Promosi online dan Promosi offline.

PROMOSI OFFLINE

Gethok tular

Cara yang paling murah dan tanpa modal adalah gethok tular.

Ingat Nasihat Simbah Guno Rumekso ini:
Sak dawa-dawane lurung isih dawa gurung.

Word of mouth is always the best way to promote.
Promosi terbaik adalah dari mulut ke mulut.

Biasa disebut testimoni.
Tentu yang paling baik yang versi ndeso, yaitu teman ngasih tahu teman, saudara ngasih tahu saudara.

Dengan begitu orang nggak akan ragu-ragu lagi, toh ada yang menjamin kualitasnya…

Kartu nama

Sama dengan di atas, orang lebih yakin kalau sudah ada yang menjamin. Jadi nggak perlu mikir panjang lagi.

Setidaknya karena terkenal, pasti sudah banyak yang membuktikan kualitasnya.

[Meski semua orang tahu bahwa perasaan itu bukanlah kebenaran yang mutlak tapi asal ada yang menjamin, orang akan langsung percaya…]

Brosur, spanduk, atau pamflet

Semakin banyak yang melihat semakin besar kemungkinan orang berkunjung ke website atau blog Anda.

Logikanya, kalau Anda ada di mana-mana tentu Anda pasti berani menjamin kualitas Anda.

Nggak mungkin berani masang iklan di mana-mana kalau produknya nggak bagus atau istimewa.

[Meski asumsi ini belum tentu benar tapi begitulah kenyataannya: orang lebih tertarik pada produk yang iklannya gencar dibanding produk yang nggak terkenal (sebagus apapun produk itu)]

Bikin buku saku gratis

Ini penting sekali untuk menambah kredibilitas.

Dengan kemasan yang mini, tentu akan sangat menghemat tempat. Dan karena mudah dibawa-bawa tentu semakin luas jangkauan penyebarannya.

Apalagi kalau informasi yang Anda bagi secara offline ini sangat bermanfaat.

Tanpa disuruh pun orang akan memfotocopy sebanyak-banyaknya.

Bikin stiker gratis

Tentu kalau website atau blog belum terkenal, nulisnya jangan terlalu ditonjolkan. Cukup kecil saja, yang penting masih bisa dibaca dan diingat orang yang melihat stikernya.

Bikin stiker yang disukai banyak orang.

Tapi ingat tujuan Anda adalah menarik banyak orang berkunjung ke website atau blog Anda jadi jangan sekali-kali bikin stiker yang mesum atau bikin marah orang banyak!

Sebisa mungkin tetap bagus kalau dipasang di tempat umum. Maksudnya di tas atau buku.

Awas jangan masang sembarangan, ntar dimarahin orang karena bikin kotor pemandangan. Bukan terkenal malah ditangkep keamanan!

Arisan dan pengajian

Wah, ini forum yang bagus sekali buat promosi.

Tapi tetap harus hati-hati.

Ingat selalu tujuan promosi adalah ngundang pengunjung ke website atau blog. Jangan sekali-kali ngrusak konsentrasi orang lagi asyik ngaji. Apalagi kalau ibu-ibu lagi ngrumpi, wah haram diganggu!

Mau dapet testimoni jelek? Bukan testimoni namanya…makian! :-(

Dan masih banyak banyak lagi teknik promosi yang lain.
Apapun bentuk promosinya, ingat selalu tujuannya menaikkan traffic.

Jangan lakukan hal-hal yang bisa mengurangi traffic atau bahkan menghilangkan traffic yang sudah ada.

Dan satu lagi:
Ingat, ada satu hal yang sangat penting diingat jika melakukan promo offline: nama website atau blog harus mudah diingat.

Ini wajib, karena Anda nggak mungkin masang link yang bisa langsung diklik!!!

MAKIN GENCAR PROMOSI,
MAKIN BESAR TRAFFIC ANDA.

[:-) …moga aja… (:-]

Gitu.
Semoga sangat bermanfaat.

Salam sukses ya,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.bogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

TRAFFIC IS EVERYTHING 2

Traffic is Everything 2 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


TRAFFIC IS EVERYTHING 2


Bagaimana cara menaikkan traffic ke website atau blog Anda?
Bagaimana cara mempertinggi jumlah pengunjung?

Ingat, semua website atau blog pada awalnya cuma satu pengunjung saja, yaitu pemilik dan pembuatnya.

Lalu kenapa ada yang berhenti cuma sampai situ, satu pengunjung saja, tapi ada juga yang punya traffic sampai ribuan orang per hari?

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi tapi yang terpenting adalah iklan atau promosi.

Jadi kalau Anda ingin punya traffic besar pasti Anda harus promosi. Ini wajib. Bahkan website dan blog yang punya traffic tinggi sekalipun tetap harus pasang iklan.

Ada dua jenis promosi atau iklan yang harus dilakukan:

Promosi online dan Promosi offline.

Kedua jenis promo ini harus dilakukan agar Anda mendapat hasil yang maksimal.

Perhatikan bahwa selalu ada promo yang ngirit biaya atau bahkan gratis dan ada promo yang berbayar atau ngabisin duit.

Kalau ingin hasil maksimal, keduanya harus tetap dilakukan.

PROMOSI ONLINE

Iklan berbayar atau pay per click (ppc).

Anda harus memasang iklan di jaringan publisher/penerbit iklan untuk mengundang traffic yang targetnya jelas.

Misalnya jaringan
www.kumpulbogger.com

Jika Anda penerbit iklan kumpulblogger maka Anda dapet duit, tapi jika Anda masang iklan di sana…ngabisin duit…

Memang terasa agak mahal karena per click-nya dihargai Rp. 500 (harga terakhir mohon dicek di website-nya), jadi untuk seribu click atau seribu jumlah pengunjung Anda harus mengeluarkan modal 500 ribu rupiah.

Tapi ya nggak pa-pa.

Semakin banyak pengunjung semakin besar kemungkinan produk Anda laku.

Dan semakin besar hasil yang Anda peroleh sehingga masih bisa nutup biaya pasang iklannya.

Iklan Gratis

Kenapa iklan gratis tetap perlu? Karena GRATIS alias nggak bayar!

Otomatis traffic yang Anda peroleh juga gratisan…

Dengan kata lain, mereka tidak akan merasa punya tanggung jawab apapun terhadap konten website atau blog Anda, jadi benar-benar murni karena melihat iklan Anda.

Jadi mereka lebih terbuka dengan ide Anda: suka ambil nggak suka tinggal.

Ini tantangan: bisa nggak bikin orang tertarik?

Bikin ebook gratis

Bikin ebook yang bisa didownload secara gratis.

Sempatkan diri menulis ebook sekitar 10 halaman yang bisa dibaca secara sekilas. Dan jika diprint nggak perlu banyak makan kertas.

Pasang link di ebook itu sehingga orang yang download atau ngopy file dari teman bisa langsung klik menuju ke website atau blog Anda.

Anda harus bikin ebooknya semenarik mungkin biar tersebar dengan luas.

Otomatis makin terkenal website atau blognya.

Undang teman dan saudara

Ini juga tetap sangat penting, karena siapa lagi yang akan membantu Anda kalau bukan teman-teman dan saudara Anda?

Saling bantu.
Selain mempererat persaudaraan dan pertemanan juga menaikkan jumlah traffic.

Selain gratis, mereka juga nggak akan segan-segan ngasih masukan. Mungkin sebagian hanya perlu ucapan terimakasih dari Anda karena sama sekali tak berguna masukannya… :-)

Tapi pasti ada juga masukan yang diharapkan bagus.

Selain itu bisa juga tukeran link. Makin banyak yang ngasih link ke website atau blog Anda maka makin besar juga traffic Anda. Yang penting Anda jangan pelit ngasih link ke yang lain.

[Peringatan: link dari/ke website atau blog yang bagus akan meningkatkan traffic, tapi link ke website atau blog yang punya reputasi jelek akan menghancurkan kredibilitas Anda dan website atau blog Anda. Yang paling parah: bisa dibanned alias ditendang oleh search engine…Jadi hati-hati ya.]

Kirim posting ke forum atau group.

Meski sedikit pengaruhnya jika dibanding ppc tapi tetap perlu dilakukan juga. Tujuannya untuk meningkatkan kredibilitas.

Logikanya, jika Anda ada di mana-mana, pasti orang mikir wah ini orang pasti hebat, makanya terkenal…

Paham ya maksud saya? Hehe ;-)

[Tapi awas jangan maksa-maksa orang lho, ntar dikira spamming, kacau!]

Gitu.

Salam sukses,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”


TRAFFIC IS EVERYTHING

Traffic is Everything oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”

TRAFFIC IS EVERYTHING

Jika pingin sukses jadi jago bisnis online
maka traffic adalah segalanya bagi Anda!

[TRAFFIC adalah pengunjung.]

Tanpa punya traffic,
maka sehebat apapun produk yang Anda jual/tawarkan nggak akan ada artinya.

Ini saya mau ngomong jujur…

Bahwa sebagian besar dari Anda, sama juga saya,
adalah selama ini cuma sebagai target market dari banyak organisasi/perusahaan besar,
yang sebetulnya mereka tidak pernah peduli dengan kebutuhan kita!

Apa yang ada di pikiran mereka adalah laba/utung besar.

Perhatikan contoh berikut.

Ada sebuah atau dua buah [atau malah semua] operator seluler yang berani menjual produknya dengan harga hanya nol koma sekian rupiah.

Coba dipikir, apakah logis?

Dengan nilai investasi yang mencapai milyaran atau bahkan trilyunan tapi produknya cuma dijual Rp. 0,1 atau Rp. 0,5 darimana ngambil untungnya?

Nggak logis kan?

Rahasianya adalah traffic.

Traffic adalah besarnya jumlah pengunjung atau pemakai produk.

Jadi tujuan sebenarnya dari ‘murahnya’ harga produk itu adalah agar mengundang traffic sebanyak mungkin.

Nanti, setelah mencapai jumlah tertentu, mereka bisa menawarkan produk lain yang potensi keuntungannya lebih maksimal.

Nah, itulah rahasianya kenapa perusahaan-perusahaan besar itu rela ‘merugi’ dengan menjual produknya semurah mungkin.

Jadi sama saja sebenarnya baik di bisnis offline maupun online, intinya di traffic atau jumlah pengunjung.

Jadi,
misal Anda punya sebuah warung,
dan Anda ingin mendapat keuntungan maksimal,
tentu langkah paling penting yang harus Anda lakukan
adalah mengundang traffic/pengunjung sebanyak mungkin.

Tentu semakin ter-target traffic-nya semakin bagus.

Maksudnya,
orang yang Anda undang ke warung Anda adalah orang-orang yang punya potensi membeli produk Anda,

atau minimal jika dia tidak berniat membeli,
dia mau merekomendasikan produk Anda ke teman/saudaranya.

Meskipun produk Anda hanyalah secangkir kopi dengan keuntungan yang ‘hanya’ Rp. 100 tapi…

Kalau warung Anda traffic-nya tinggi tentu keuntungan itu bisa dikalikan dengan jumlah maksimal orang yang beli kopi.
Gede juga… :-)

Iya, kalau Anda ngambil untung cuma Rp. 100 berarti Anda harus bisa menjual 1000 cangkir per hari kalau ingin punya penghasilan 100 ribu per hari.

Sedangkan kalau Anda ingin punya penghasilan 5 juta per bulan berarti Anda harus jual…hitung sendiri ya.

[5 juta bagi 30 = sekitar 170 ribu cangkir per hari!]

Jago bisnis online harus tahu hal ini.

Makanya banyak situs/website yang mau ngasih gratisan info/news/ebook/video dengan tujuan mengundang pengunjung sebanyak mungkin.

Dan juga semua pebisnis sukses di offline juga begitu…

Nah saat pengunjung berdatangan itulah mereka menawarkan produknya.

Atau minimal mereka berharap ada yang melihat iklan yang ada di website itu.

Kembali ke warung dulu ya,
Kalau ada 1000 pengunjung per harinya, tentu logis kalau Anda bisa berharap dapet untung 100 ribu, meskipun secangkir kopi cuma untung 100, soalnya…

Kan nggak mungkin orang cuma minum kopi?
Pasti untuk menemani minum kopi itu, pengunjung perlu makanan pendamping.

Dan kalau makanannya cocok, tentu mereka akan membungkusnya untuk dibawa pulang, entah buat teman-teman maupun keluarganya.

Jadi apapun bisnis Anda, di mana saja, traffic adalah kuncinya.

Ada yang ekstrim ngomong gini: nggak peduli produk Anda atau teknik pemasaran yang Anda pakai, yang penting promosi yang Anda lakukan.

Makin gencar makin besar traffic Anda.

Bahkan jika Anda tidak menjual apapun maka traffic itu tetap penting.
Emang ada orang yang nggak butuh temen?

Setidaknya, dari sekian banyak temen itu pasti ada yang ngasih gratisan, bukannya mengharap-harap sih…tapi kalau ada, masak mau ditolak?

Nggak enak kan sama temen sendiri, masak…

Gitu.

Salam hormat,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

Buat yang pingin ngirim tawaran bisnis mohon kirim email perkenalan dulu biar bisa saya white-list jadi nggak masuk ke folder spam. Sayang kan?

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

22 May 2009

ONO DINO ONO UPO 4

Ono Dino Ono Upo 4 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”

ONO DINO ONO UPO 4

Buat temen-temen yang masih no-work…

Pernah berharap gini: Anda dicari-cari orang yang mau ngasih kerjaan. Dan bukannya Anda yang kesana-kemari cari kerja?

Atau Anda me-wawancara-i Direktur Pemilik Pekerjaan dan bukannya malah Anda yang di-wawancara-i?

Atau Anda berhak milih mau menerima atau menolak suatu pekerjaan?

Buat temen-temen yang work-but-less-paid…

Pernah berharap gini: Anda bisa menentukan sendiri berapa Anda dibayar untuk suatu pekerjaan?

Atau nggak perlu lagi punya prinsip “lebih baik kerja mati-matian daripada mati-matian cari kerja”?

Mustahil???

Anda percaya nggak kalau ada yang ngomong bahwa para pemilik pekerjaan itu sama bingungnya dengan para pencari kerja?

Coba dipikir, ngapain capek-capek nyeleksi bertumpuk-tumpuk surat lamaran kerja, riwayat hidup, fotocopy ijasah, foto/pas foto,…padahal nggak ada hubungannya sama sekali dengan kerjaan yang ada!

Sebagai contohnya,
[Yth. Ybs. Jangan marah ya, ini cuma contoh biar semua temen-temen yang lain semakin ngerti maksud saya]

Penjual tiket/karcis.

Untuk pekerjaan ini sebetulnya asal bisa bedain uang ribuan, puluhan, lima puluhan, ratusan ribu, sudah cukup. Ditambah bisa make kalkulator buat ngitung kembalian.

Plus training seminggu buat pengenalan ruang-lingkup kerja.

Bukankah ijasah SD/SMP saja sudah cukup? Tapi kenapa harus diisi D3/S1?

Tahu jawabnya? Karena kelebihan stok pencari kerja, jadi bos milih yang ijasahnya paling tinggi, toh, mereka mau juga dibayar murah…!!!

Kejam, nggak adil,…tapi nyatanya begitu.
Menyedihkan.

Sebetulnya memang ada pekerjaan yang membutuhkan spesifikasi pendidikan khusus [notice: khusus, bukan tinggi]. Tapi kerja seperti ini langka dan cuma dibutuhkan di area-area tertentu.

Sedangkan kebanyakan pekerjaan nggak butuh orang yang smart-smart amat. Asal bisa kerja, udah cukup.

Berarti intinya…

Kenapa masih banyak juga yang no-work atau work tapi nggak dibayar semestinya?

Jawabnya: karena nggak ada peluang buat pencari kerja untuk menjual dirinya!

Maksudnya: upah sudah ditentukan nilainya secara fix/tetap.

Artinya nggak ada lagi tawar-menawar. Kalau mau kerja gajinya segitu, kalau nggak mau silakan cari kerja lain aja…

Padahal di tempat lain juga sama.

Solusinya?

Ini penting banget: Pemilik kerjaan harus tahu pegawai yang dia cari itu yang bagaimana.

Dan pencari kerja harus tahu nilai dirinya. Caranya?

Gampang: di-tes!

Tapi tes-nya jangan pake ramalan kerja. Tes-nya harus sama yang qualified. Nah, nanti berdasarkan hasil bisa diketahui cocoknya kerja di mana.

Jadi bisa fokus belajarnya, khusus di bidang keahliannya itu.

Otomatis kalau ahli, pasti nilainya lebih tinggi. Dan bayarannya pasti lebih gede dibanding yang biasa-biasa saja.

Atau kalau nggak punya modal buat tes psikologi ya pake cara lama saja: trial and error. Atau dengan kata lain cari saja kesana-kesini, ntar akhirnya pasti ketemu juga sama yang cocok.

Bagaimana bisa tahu kalau udah ketemu sama yang cocok?

Kerja tu adem.
Pokoknya menikmati kerja lah. Betah lama-lama. Seakan nggak peduli mau dibayar berapa aja, asal gede sih… :-)

Tapi khusus cara trial and error, harus selalu ingat:
Gagal is sukses yang nggak jadi.
Pengalaman is guru yang njengkelin!

[:-) makanya jadi orang harus sabar… (:-]


ONO DINO ONO UPO 4

Simbah Guno Rumekso punya nasihat bagus:

Ono dino ono upo.
Angger gelem obah, mesthi entuk sandungan.
Asal mau kerja, pasti nanti dapet rejeki nomplok.

Ya iyalah, kalau cuma diem aja nggak ngapa-ngapain siapa yang mau ngasih duit! [kecuali moyangnya kaya-raya jadi dapet warisan gede…]

Tapi hal ini nggak kontradiksi sama nasihat simbah yang lain lho.

Jadi meskipun obah-nya itu cuma mikir tetap saja namanya obah/kerja.

Ya memang maksud saya: jadi jago bisnis online.

Cuma duduk-duduk aja di rumah, kerjanya cuma mikir.
Tapi tetap saja bisa dapet sandungan.
Maksud ‘sandungan’ di sini adalah rejeki nomplok.

Contohnya: dari AdSense.
Pembayarannya via cek baru dikirim setelah mencapai USD 100. Nanti setelah dipotong biaya macem-macem dapetnya sekitar 700 ribu.

Lumayan kan?
Ya untuk ukuran orang yang cuma duduk-duduk di rumah…

Tapi idealnya memang harus bisa bisnis online maupun offline. Tentu sandungan-nya lebih banyak.

Asal jangan serakah aja.
Ntar kesandung beneran = jempole mlenthung!

Sekian.

Salam hangat dari saya,
Lilik Gunawan.

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

18 May 2009

BELAJAR MENJADI KAYA 2

Belajar Menjadi Kaya 2 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”

BELAJAR MENJADI KAYA 2

Binatang apa yang paling ter-kaya?
Beli…bis!

Itu data yang sudah menjadi sejarah masa lalu. Tapi sekarang tentu Anda sepakat dengan saya bahwa ‘binatang’ terkaya adalah ikan.

Khususnya ikan arwana spesies baru yang saat ini hanya ada di Indonesia saja. Ya, memang maksud saya spesies tukul…

[Maaf ya Mas Tukul Arwana, tanpa mengurangi rasa hormat saya, dalam banyak sekali kesempatan Mas Tukul Arwana sering mendeklarasikan diri menjadi identik dengan ‘binatang’, jadi nggak pa-pa ya saya masukkan ke pelajaran biologi, khususnya jenis ikan spesies baru. Sebelumnya saya minta maaf.]

Jika Anda ingin menjadi kaya, sudah sepantasnya kalau Anda mau meluangkan waktu untuk belajar sama ikan.

Khususnya ikan spesies baru ini.

Jika kita perhatikan secara teliti maka bisa kita lihat bahwa sebenarnya nggak ada istimewanya sama sekali baik penampilan maupun omongan Mas Tukul Arwana.

Dari segi face malah jelas sekali terlihat bahwa Mas Tukul Arwana ini village-original alias asli ndeso.

Mas Tukul Arwana juga nggak smart-smart amat. Malah sering kita harus sepakat bahwa Beliau bodo banget terutama kalau sudah menyangkut hal-hal yang berbau teknologi maju dan bahasa Inggris yang canggih.

Keberuntungan atau faktor luck?
Jelas bukan.

[Hal ini mengingat Beliau sejak dulu sudah berjuang di bisnis bikin-orang-ketawa.]

Kebanyakan bumbu?
Banyak acara tivi lain yang bumbunya sama atau bahkan lebih komplit tapi tetap saja tak mampu sesukses acara yang dibawakan Mas Tukul Arwana.

[Mohon dimengerti bahwa: Saya Lilik Gunawan, TIDAK PERNAH MENYETUJUI eksploitasi kecantikan atau keindahan tubuh wanita demi kepentingan sesaat. Dalam hal ini untuk kepentingan menarik perhatian masyarakat. Meskipun jika melihat rating acara tivi yang bagus sangat dipengaruhi oleh ‘bumbu’ yang satu ini.]

Tapi…

Kita tahu bahwa tiap ada nama Mas Tukul Arwana dijamin pasti hati akan terhibur dengan penampilannya.

Ini istimewanya. Dan hal ini tidak terjadi dalam sehari. Sudah sejak lama Mas Tukul Arwana berjuang untuk mencapai posisi di mana Beliau berada sekarang ini.

Perhatikan:
JAMINAN ATAU GARANSI!

Jika Anda ingin kaya maka Anda harus berani menjamin bahwa siapapun yang berinteraksi dengan Anda akan memperoleh manfaat yang sangat besar!

Berarti…
Anda harus punya ciri khas, yang sekali lihat, orang sudah tahu bahwa itu adalah Anda dan orang langsung merasa aman, bahwa dia pasti akan mendapat manfaat dari Anda.

Tentu hal ini tidak bisa dibangun dalam sejam-dua jam. Perlu waktu yang lama untuk membangun kredibilitas seperti ini.

Dalam hal Mas Tukul Arwana, beliau sudah membangunnya sejak saat Beliau masih jadi model klip lagunya penyanyi cilik Joshua, dengan lagu hits-nya ‘Diobok-obok’.

Kata ‘diobok-obok’ masih sering dipakai oleh Mas Tukul Arwana sampai sekarang…

Berarti sebenarnya baik disadari maupun tidak, Mas Tukul Arwana sudah sejak dulu memakai ilmu menjadi kaya versi ‘ikan’.

Beliau berjuang dan terus berjuang sehingga mencapai keadaan seperti sekarang ini. Dan tidak hanya itu saja.

Beliau terus berjuang.

Ingat ya ini kuncinya menjadi kaya: terus berjuang!

Anda tahu menjadi kaya seperti apa yang Anda inginkan.
Dan Anda berjuang dan selalu berjuang mewujudkan keinginan Anda.

Nanti suatu saat…Anda pasti mendapatkan apa yang Anda inginkan, yaitu menjadi kaya.

Tapi, apa yang terjadi jika Anda tidak mau berjuang? Anda akan menjadi seperti ikan yang malas belajar berenang!

Memang tetap bisa hidup, tapi dia tak pernah punya hak untuk menikmati kehidupan…bukan alam melarangnya tapi dia sendiri yang jadi penghalang.

What is a life if you don’ feel alive.
Apa artinya hidup ini kalau Anda tak pernah merasakan keindahannya.

Yakini:
Life is beautiful.

[:-) Jadilah babon yang hidup dengan ‘cantik’, niscaya jagomu akan sangat men-setia-imu… :-]

Jadi, terus berusaha dan berjuang ya.

Teruslah mengharap datangnya pagi yang cerah,
karena Anda tak pernah tahu di pagi yang mana Anda akan merasakan kebahagiaan seperti yang Anda inginkan.

Semoga Anda lama menjadi kaya-nya.
Biasanya yang sulit didapat akan lebih dihargai.

Gitu.

Salam sukses,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

14 May 2009

Belajar Menjadi Kaya

Belajar Menjadi Kaya oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


BELAJAR MENJADI KAYA

Anda tahu ikan?
Itu lho binatang yang hidupnya di air:
Semua juga tahu…Mas Lilik.

Tapi tahu jugakah Anda bahwa ikan itu sangat ahli berenang?
Semua manuver renang yang canggih pasti bisa dia lakukan dengan sangat ahlinya.

Anda tahu orang kaya?
Itu lho orang yang ‘apa yang dia miliki melebihi apa yang dia butuhkan’.

Anda ingin jadi orang kaya?
Belajar dulu sama ikan.

Apa rahasianya ikan bisa ahli berenang?
Yang namanya ikan, dia bisa menjadi ahli berenang tentu karena seumur hidupnya tinggal dan hidup di air.

Tapi apakah karena tinggal di air dia jadi ahli renang?
TIDAK.
[TIDAK yang besar sekali]

Ikan menjadi ahli berenang karena dia dikondisikan oleh alam untuk menjadi ahli renang.

Semua masalah yang dia hadapi dan semua tantangan hidupnya harus bisa dia atasi dengan cara berenang.

Saat dia mencari makan harus berenang.

Saat menghindar dari ancaman musuhnya harus berenang.

Saat berkembangbiak dia juga harus sambil renang.

Semua ilmu yang dia pelajari tentang survival atau bertahan hidup selalu berhubungan dengan keahlian renangnya.

Belajar dari hal ini…

Jika Anda ingin menjadi kaya maka Anda harus mau ‘merendahkan diri’ belajar sama ikan.

Ya, belajar sama ikan.

Perhatikan bahwa semua masalah harus diatasi dengan satu keahlian khusus, yaitu berenang.

Ikan harus benar-benar ahli berenang agar bisa hidup menjadi ikan!

Jadi jika Anda ingin menjadi kaya, Anda harus juga punya satu keahlian khusus, yang selalu diperlukan saat Anda menghadapi setiap masalah kehidupan yang Anda alami.

Maksudnya, Anda setiap saat harus mengatasi semua masalah hidup yang Anda hadapi dengan satu keahlian khusus.

Intinya, Anda harus punya satu bidang yang Anda benar-benar ahli di dalamnya.

Tidak harus bidang yang hebat-heboh-atau-canggih.
Apa saja, yang penting harus ahli.

Dalam hal ikan tadi, dia ahli renang.

Tapi karena Anda ingin menjadi kaya maka Anda harus memiliki keahlian khusus yang hanya dimiliki oleh orang kaya.

Sekarang pertanyaannya, apakah keahlian itu?
[Sejak karena Anda bertanya begitu, meski cuma dalam hati, saya jadi tahu bahwa Anda bukanlah orang kaya…] ;-)

Saya tidak akan menunjukkan apa keahlian khusus itu.

Sebagai gantinya saya akan mengajukan satu pertanyaan yang mendasar.

Jika Anda benar menjawabnya maka Anda sebenarnya sudah tahu apa keahlian khusus yang Anda butuhkan agar Anda bisa menjadi orang kaya.

“Apa makna kekayaan bagi Anda?”

Sebenarnya apa arti ‘kaya’ itu bagi Anda?
Anda ingin menjadi kaya tapi tahukah Anda apa sebenarnya ‘kaya’ itu?

Jangan-jangan Anda belum tahu apa arti ‘kaya’ itu sesungguhnya…jadi mungkin sebenarnya saat ini Anda sudah ‘kaya’ tanpa sepengetahuan Anda?

Wah, seperti pungguk merindukan bulan dong.
Pungguk tahu kalau bulan itu indah.

Dia juga tahu kalau dia tak mungkin bisa meskipun dia benar-benar ingin memegangnya.

Hanya satu hal yang pungguk tidak tahu: bulan itu besar.
Jauh melebihi kemampuannya memegang.

Sebuah kesalahan yang fatal!

Jangan-jangan Anda juga sedang melakukan kesalahan yang sama?

Hanya Anda yang tahu…

Sejujurnya, setulusnya,
Saya katakan bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa mengajari Anda menjadi kaya.

Jadi berhentilah mencari jawabannya di luar sana.

Sering-seringlah bertanya pada diri Anda sendiri.

Saya ingin ‘kaya’.
‘Kaya’ seperti apa yang saya inginkan?

Bertindaklah berdasarkan jawaban yang Anda peroleh.

Ya, Anda harus melakukan sesuatu.
Jangan tunggu orang lain ngatur-ngatur hidup Anda.

Anda bertanggung-jawab sepenuhnya atas kehidupan Anda sendiri.

Sebagai gambarannya, jika ikan tadi berhenti belajar berenang, apa yang akan terjadi?

Dia nggak bisa makan.
Dia nggak bisa lari dari musuh.
Dia nggak bisa berkembang-biak.

Sederhana sekali.
Memang alam selalu mengajarkan kita agar selalu memakai solusi yang sederhana.

Anda tentu tahu bahwa jika Anda terbiasa memakai solusi sederhana yang diajarkan oleh alam maka pasti Anda tidak akan pernah mengalami masalah yang complicated atau rumit.

Jadi saya sarankan Anda mulai bertanya pada diri Anda sendiri, lalu mulailah memecahkan semua masalah yang Anda hadapi sesuai dengan jawaban yang Anda peroleh.

Gitu.

Semoga sukses,
Lilik Gunawan.

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

12 May 2009

ONO DINO ONO UPO 3

Ono dino Ono Upo 3 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


ONO DINO ONO UPO 3

Information Overload - Attention Deficit Disorder

“Anda bisa berenang di lautan informasi tapi waktu mentas tubuh Anda tetap kering.”

Aneh ya, orang renang harusnya tubuh jadi basah, tapi ini kok malah tetap kering.

Tapi nyatanya emang gitu.

Internet selalu menyediakan banyak informasi sehingga internet surfer bisa nggak dapat apa-apa setelah selesai menjelajah!

Lucu, mirip anak-anak sekolah aja.

Kelihatannya rajin banget berangkat sekolah,
ngikuti pelajaran,
ngikuti ujian dengan standar nilai yang hebat,
lulus dengan nilai yang hebat juga…

Tapi setelah dapet ijasah: nganggur!

Sama aja,
atau bahkan kalah sama yang sama sekali nggak sempet sekolah!

Information Overload
Atau kelebihan beban informasi
Alias klelep

Sebetulnya otak kita itu kerjanya pake gelombang otak makanya nggak ada istilah capek mikir.

Tapi tubuh kita tidak begitu:

Mata kerjanya mirip kamera,
mulut mirip mesin potong,
perut mirip mesin giling,
tangan-kaki kerjanya mirip robot.

Artinya, meskipun otak nggak kenal kata ‘capek’ tapi tubuh bisa merasa kecapekan, karena sistem kerjanya beda.

Padahal, kalau kita lihat informasi dari internet pasti nggak langsung masuk ke otak, tapi lewat mata melihat monitor dulu.

Barulah informasi dikirim ke otak dan diproses di sana.

Masalahnya,
Informasinya begitu banyak jadi mata pasti kecapekan melihatnya terus menerus dan dia minta istirahat.

Kita semua tahu istirahat terbaik bagi mata adalah tidur.

Itu sebabnya kenapa kita bisa nggak dapet apa-apa setelah akses internet berjam-jam!

Kayak orang nyemplung kali tapi tubuhnya nggak basah…

Attention Deficit Disorder
Atau ‘slenco’

Maksudnya, udah nggak dapet informasi apa-apa masih ditambah lagi slenco alias bingung…

“Tadi kita ngapain ya…”

Kayaknya berjam-jam ngakses internet dapet penjelasan banyak sekali.

Kayaknya udah baca banyak sekali ebook.

Tapi kok nggak paham juga cara mecahin masalahnya?

Masalahnya ya itu tadi, sistem kerja tubuh kita beda-beda.

Apalagi kalau waktu akses internet ditemani segelas susu dan cemilan yang bikin kenyang.

Wah, habis akses dijamin dapet …tidur nyenyak.
[ini solusi tepat buat yang kena penyakit sulit tidur]

ONO DINO ONO UPO 3

Jago bisnis online harus tahu apa masalah sebenarnya.

Jago bisnis online harus fokus.

Ini kuncinya:
Jago bisnis online harus tahu bahwa semenarik apapun informasinya tapi kalau nggak butuh ya jangan diambil.

Jangan biarkan perhatian kita terpecah oleh informasi yang tidak kita butuhkan.

Selalu berikan waktu sejenak agar otak kita sempat memproses informasinya, sambil ngasih kesempatan agar mata bisa istirahat.

Ingat Nasihat Simbah Guno Rumekso ini:
Witing tresno jalaran seko kulino.

Jika kita menyukai seseorang maka kita akan menyediakan waktu dan kesempatan untuknya.

Sama saja,
Informasi juga gitu.

Kalau kita suka informasinya,
pasti kita betah berlama-lama berenang di sana.

Dan kita dijamin basah kuyup waktu keluar dari lautan.

Gitu.

Semoga sangat bermanfaat.

Salam sukses ya,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

10 May 2009

ONO DINO ONO UPO 2

Ono Dino Ono Upo 2 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”


ONO DINO ONO UPO 2


The Wisdom of Simbah Guno Rumekso:

Peraturan 1
Nasihat Simbah Guno Rumekso selalu benar.

Peraturan 2
Kalau terbukti salah cek kembali Peraturan 1.

Nggak pa-pa lah Simbah mau menang sendiri. Toh angka mortalitas Beliau tinggi sekali, dengan kata lain bagaikan telur di ujung tanduk.

[Jaman dulu ayam jago punya tanduk…, terus dipinjam sama kerbau, terus kebonya ngemplang nggak mau bayar hutang! Kasihan si ayam jago tiap pagi harus nagih janji: kukuruyuuuk.]

Gini temen-temen, orang bikin aturan itu kan seharusnya buat ditaati, bukannya untuk dilanggar.

Tapi nyatanya, kalau diteliti secara detil, akan terlihat jelas bahwa aturan itu dibuat seakan untuk dilanggar…

Misalnya, pernah bikin SIM C? Itu lho Surat Ijin Mengemudi khusus untuk kendaraan bermotor/sepeda motor.

Nah, di antara syarat-syaratnya ada satu yang saya merasa agak aneh, yaitu ada sebuah tes yang mengharuskan calon pemegang SIM C untuk bisa mengemudikan sepeda motor.

Anehnya, kondisi tesnya menurut saya dibuat sedemikian rupa sehingga hanya orang yang ahli bersepeda motor saja yang bisa lulus.

Belokan-belokan tajam dan pager marka yang mepet itu pasti sangat sulit dilewati oleh pengendara yang masih pemula atau belum ahli.

Pingin tahu apanya yang janggal?

Untuk mengendarai Spm (sepeda motor) ada aturan yang menyatakan bahwa ‘setiap pengendara kendaraan bermotor harus bisa menunjukkan Surat Ijin Mengemudi’.

Aneh kan?

Waktu hal ini saya sampaikan ke seorang Letkol Polisi (kepangkatan sekarang = AKBP Ajun Komisaris Besar Polisi), beliau tertawa terbahak-bahak! Kenapa?

Karena memang aturannya begitu… Lha gimana orang bisa lulus tes kalau untuk belajar naik motor orang harus punya SIM dulu? Hehe… :-)

Seperti kucing kecil yang mengejar ekornya sendiri, kapan bisa ketangkep kalau tiap dia muter ekornya ikut muter?

Aneh tapi nyatanya gitu.

Selidik punya selidik, ternyata aturan yang sesungguhnya: tiap calon pemegang SIM harus sekolah dulu [gratis!] dengan dibiayai oleh negara. Baru setelah semua pelajaran selesai, dia boleh ikut ujian kepemilikan SIM.

Masalahnya, kebanyakan orang nggak tahu aturan ini [:-) atau makai the wisdom of kafilah ‘cuek’: biar anjing menggonggong kafilah tetap berlalu? :-] sehingga meskipun aturannya dibuat sedemikian indahnya tapi tetap saja ada praktek jual-beli SIM.

ONO DINO ONO UPO 2

Berdasarkan hal ini, kita jadi bertanya-tanya: jangan-jangan banyak orang yang kesulitan mencari sebutir nasi, bukan karena nasinya yang nggak ada atau dianya bodo banget, tapi karena peraturan yang dibuat oleh yang berwenang menghalangi dia untuk mendapatkan hak sebutir nasinya?

Kalau memang iya, kejam banget ya? Apalagi kalau disengaja secara terstruktur!

Nasihat Simbah Guno Rumekso:
“Dadi wong, nek biso gawe dalan rejekine wong liyo, nek ora biso paling ora ojo ngalang-ngalangi utowo malah nablek dalane wong liyo”

Intinya: jangan nutup jalan rejekinya orang lain, kalau bisa malah bikin jalan rejekinya orang lain.

Internet itu dunia yang bebas sebebas-bebasnya.

Di sini orang bisa ngambil untung sebesar-besarnya dan numpuk duit sebanyak-banyaknya. Kalau kantongnya nggak muat dia bisa bikin rekening online yang bisa diisi tanpa batas.

Tapi…

Apakah para jago bisnis online menyadari bahwa masih banyak calon jago bisnis yang nggak punya akses ke tumpukan duit itu?

Dan juga teman-teman, tetangga-tetangga, dan saudara-saudaranya yang masih jauh sekali, jangankan dari tumpukan duit, dari sentuhan bisnis online saja belum bisa mencium baunya?

Padahal semua orang berhak untuk memperoleh sebutir nasinya setiap hari…

Jadi…

Ini himbauan saja bukan paksaan [jangan nunggu alam yang ngambil hartanya, bisa-bisa diambil semua dan dikembalikan ke mother nature], tolonglah wahai para jago bisnis online, masih banyak teman-temanmu yang belum kebagian sebutir nasi.

Bayangkan perut kita kenyang tapi tetangga kita kelaparan, apa kita bisa tidur nyenyak mendengar rintihan kelaparan anak-anak mereka?

Sekian.

Salam hormat dari saya,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”

06 May 2009

ONO DINO ONO UPO

Ono Dino Ono Upo oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”

ONO DINO ONO UPO

Free translationnya: “there’s always a rice for everyone, everyday “
Selalu ada sebutir nasi buat semua orang setiap hari.


Mbah guno rumekso is back…

Back…gedebug!

Ada apa Mbah?

Ini tak kiro kirik mau njegog, jebul kok malah nyathek, tak tendang sak kayange, walah malah gulinge Simbah kontal mbuh sampai ke mana tadi…

Oalah mimpi digigit anak anjing to Mbah?
Saya kira ada negara yang mau ngajak perang sama Indonesia terus tembakan nuklirnya ditendang sama Simbah…

Ada-ada aja Simbah, ngagetin tidur saya. Eh, nggak ding. Saya belum tidur. Saya masih merenungi nasihat Simbah tentang masalah krisis kebangsaan tadi sore.

Saya pikir-pikir, saya bolak-balik, ternyata memang ada benarnya. Malahan seratus persen benar.

Tadi Simbah alise dempuk dan matanya mendelik…

Itu pertanda bahwa Beliau sedang mengalami emotional ecstacy, jadi nggak boleh diganggu. Soalnya biasanya setelah mencapai puncaknya, akan keluar nasihat Simbah yang sangat bijaksana…

Ternyata betul juga!

Begini nasihatnya:
Ono Dino Ono Upo
Free translationnya: “there’s always a rice for everyone, everyday “
Selalu ada sebutir nasi buat semua orang setiap hari.

Beliau terus ngomong soal politik…saya lewati saja ya, nggak enak ah ngomongin politik, ntar bikin orang pada marah.

[lagian yang namanya jago bisnis online harus ngerti: politik is politik, jualan is jualan, business is business.]

[:-) Ingat selalu The Wisdom of Tukang Kaos and Tukang Sablon:
Apapun partainya, beli kaos dan nyablonnya di tempatku ya :-]

Rupanya para elit politik itu kurang begitu menyadari hal berikut ini…

Dulu ya kita pernah diajari prinsip ini, kepentingan bangsa dan negara Indonesia harus lebih dijunjung-tinggi dibanding kepentingan pribadi dan golongan.

Nah, masalahnya, rata-rata tingginya kita orang Indonesia cuma sekitar 150 - 170 cm. Sedangkan orang Amerika 170 - 200 cm…

Pantas aja kita kurang bisa menjunjung-tinggi kepentingan bangsa dan negara, soalnya tingginya kita memang kurang tinggi dibanding orang Amerika.

[maaf survei ini yang mengadakan Simbah saya, waktu saya tanya margin of errornya, Simbah njawab 99,9%. Lha Mbah, itu berarti ngoyo woro alias ngibul? Ya nggak, kan masih ada kebenarannya 0,1%. Lumayan kan?]

[penelitian kayak gitu kok ya bisa-bisanya dapet cum laude graduate dari UPSP atau University of Pillow Smell Pissed (baca PROFIL SIMBAH bag. 3 ya, bagi yang belum kenal UPSP itu universitas apa dan di mana).

Maksud Simbah gini, kalau kita tingginya cuma 165 cm, terus kita bisa berada di atas sana, di gedung wakilnya rakyat, kan berarti kita ancik-ancik, atau dengan kata lain kita berdiri di atas pundak atau kepala [!!!] orang lain, yaitu para pendukung kita: rakyat.

Nah, seharusnya ketika kita sudah berada di atas, kita nggak boleh lupa sama yang berada di bawah kita.

Masih ingat kunci keberhasilan dan kesuksesan hidup di dunia?

Nasihat Simbah Guno Rumekso:

KUNCI SUKSES ADALAH
Makan kenyang,
Tidur nyenyak,
Be-a-be lancar.

Minimal kunci sukses ini harus benar-benar diperjuangkan oleh para elit yang ahli bermain politik di gedung wakil rakyat itu, jangan malah pura-pura lupa sama yang dijadikan ancik-ancik…

Coba kalau yang di bawah nggleyor alias sempoyongan, apa nggak jatuh yang di atas sana? Dan kalau sampai jatuh apa nggak remuk hancur luluh lantak menjadi seperti debu atau tempe penyet?

Seharusnya mereka mengerti akan hal ini…

Cuma masalahnya, seperti yang sudah Simbah sampaikan, bahwa kita ini kurang tinggi badannya, makanya para elit yang mewakili kita pun juga nggak terlalu bisa menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Dan hal ini akan terus berlanjut sampai kapanpun negara ini berdiri. Karena selalu dan selalu, siapa pun yang jadi elit politik: tingginya kurang tinggi jadi nggak akan bisa menjunjung tinggi!

Bagaimana solusinya?

Bukan Simbah kalau nggak punya solusi yang bagus, tapi tetap sederhana dan mudah dipahami.

Nasihat Simbah Guno Rumekso:
Ono Dino Ono Upo
Free translationnya: “there’s always a rice for everyone, everyday “
Selalu ada sebutir nasi buat semua orang setiap hari.

Harus ada pendidikan politik yang didesain dengan cara terstruktur dan kontinyu. Dari sejak berada di buaian sampai ke liang lahat…

[mohon dimengerti istilah ‘sampai ke liang lahat’ itu bukan jenasahnya lho yang disuruh belajar politik, kan dia nggak bisa jalan…tapi para pengantar jenasah itu yang masih bisa jalan sampai ke liang lahat yang perlu belajar politik, mungkin gitu maksud Simbah]

Yang arahnya, setiap orang, siapa pun dia, jika kelak jadi elit politik, harus selalu menyadari bahwa ono dino ono upo.

Sehingga dia tidak hanya mikir sekarang saja, bagaimana agar dia tercukupi kebutuhannya, tapi juga mikir jangka lamanya, bagaimana agar semua warganegara Indonesia tercukupi kebutuhannya.

Maksud Simbah gini:
Ono dino ono upo itu bisa jadi kenyataan kalau kita bisa membuat program dan rencana yang terstruktur dan terprogram dengan jelas.

Gambarannya gini, dari jumlah orang Indonesia yang sekitar 200an juta lebih itu, apa yang akan kita butuhkan di masa depan…?

Hal ini bisa dihitung dengan membuat perkiraan berdasarkan:
apa yang sudah terjadi dan apa yang sedang kita alami.

Dihitung seteliti-telitinya.

Sehingga kita bisa tahu bahwa tahun depan, dua tahun lagi, tiga tahun lagi, lima, sepuluh, dan seterusnya…selalu ada sebutir nasi buat semua orang yang menjadi warga negara Indonesia!

Dan kalau ada kelebihannya bisa kita perbantukan ke bangsa lain yang sedang membutuhkan…

[ning kudu mbayar Mbah…soale nanam padi itu sulit dan butuh modal]

[nggak mbayar juga nggak pa-pa, nanti kita tarik pajak sewaktu mereka ngekspor produknya ke sini… wah Simbah licik juga ya, ngasih bantuan kok mikir minta ganti…]

Nah, solusi masalah dari Simbah Guno Rumekso sederhana sekali kan?

[:-) pantas aja lha wong beliau cum laude graduate of UPSP :-]

Menurut perhitungan Simbah, kalau mulai dari sekarang prinsip Ono Dino Ono Upo ini diterapkan maka sekitar seratus tahun lagi kita sudah bisa berharap menjadi bangsa yang selalu bisa menjunjung-tinggi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Semoga saat itu tinggi kita rata-rata sudah 165 - 180 cm sehingga sudah mencukupi buat para elit politik untuk lebih menjunjung-tinggi kepentingan bangsa dan negara.

[kok nggak sekalian 200 cm Mbah? Bibit, bobot, dan bebetnya kurang. Lagian bisa habis tanpa-bekas mangga dan rambutan tetangga…]

Gitu.

Anda punya solusi lain?
Atau sependapat dengan solusi Simbah?
Atau tidak setuju?

Kirim aja email ke Simbah:
mbah.guno.rumekso@gmail.com

Terima kasih atas perhatian dan kenyetukannya mbaca nasihat Simbah saya yang ngalor, ngidul, ngetan, bali ngulon…dan yang paling penting: opo sedyane kelakon.

Salam hormat dari saya,
Lilik Gunawan

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com
keresugihduit@gmail.com

Asyiik nggak ada iklan!!!

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“jago bisnis online”