09 December 2009

ONO DINO ONO UPO 11

Ono Dino Ono Upo 11 by Lilik Gunawan “Mbah Guno Rumekso”, “jago bisnis online”

Ono Dino Ono Upo 11

The Chronicles of Kungkum


Ehm…
1. Anda tahu kecebong? Anak katak.
2. Anda tahu kali? Tempat membuang ide-ide bekas.
3. Anda tahu yuyu? Kepiting kecil-kecil yang hidup di kali.

Anda tahu Mbah Guno Rumekso?
Seharusnya Anda tahu Simbah, rugi banget kalau nggak.
Tahu kenapa? Soalnya selama Musim Panas ini (hehe, ini istilah Simbah untuk menyebut Musim Kemarau, jadi bukan Summer-nya orang-orang bule itu :), ada semacam ‘ritual khusus’ yang rutin dilakukan oleh Simbah.

“Demi menghargai upaya Sang Pencipta Alam agar keseimbangan kehidupan ini selalu terjaga”, begitu kata Simbah dengan bijaknya.

Saya sih selalu percaya saja, apa yang disampaikan oleh Simbah pasti selalu sudah melalui perjalanan yang sangat panjang, dan lama, tentunya. Sepanjang dan selama umur Simbah yang sudah sangat panjang dan lama.(!)

Tapi jangan dikira kalau di dalam hati saya langsung terima jadi.

Pasti ada apa-apa dengan ‘ritual khusus’ yang dilakukan Simbah. Nah, dalam pikiran saya muncullah 3 pertanyaan di atas tadi. Maksudnya, apakah kita: Anda dan saya, benar-benar tahu dan mengerti jawaban dari ketiga pertanyaan itu?

Kalau hanya ngerti saja, anak kecil juga tahu!

Nah, untuk memudahkan Anda memahami jalan pikiran saya, berikut ini kronologisnya…
(bayangkan Anda berada di rumah saya, ingin pergi ke pasar, banyak sekali jalan menuju ke sana, Anda harus memilih salah satu jalan… yang paling enak dan mudah :)

Menuju proses The Chronicles of Kungkum:

- Simbah berjalan menuju ke kali
- Simbah melepas baju, celananya nggak lho
- Simbah nyemplung kali
- Simbah kungkum/berendam

Nah, mulai dari situlah The Chronicles of Kungkum dimulai…

- The way Simbah swims is really looking like a kecebong.
Pada hakikatnya, kecebong adalah makhluk perantara. Artinya masih ada tujuan lagi bagi fase kehidupan selanjutnya. Yaitu menjadi katak.

Begitu juga Simbah, apapun yang Beliau lakukan pastilah demi tercapainya tujuan dari fase kehidupan Beliau yang selanjutnya.

- Kali adalah tempat membuang ide bekas. Jangan salah paham!
Banyak yang mengira bahwa IDE BEKAS itu identik dengan BARANG BEKAS alias SAMPAH: salah besar!!!

Simbah tidak ngomong begitu. Jika ide bekas yang kita buang di sungai, maka tidak akan mengotorinya. Malah bisa diharapkan nantinya ketika ide-ide bekas itu terkumpul di muara sungai, kemudian mengalir di lautan ide…

Wah dijamin pasti akan ada ide-ide besar yang terlempar ke daratan. (Bukan sampah seperti di pantai itu!)

- Sambil menyelam minum air
Sambil kungkum Simbah mencari yuyu.

Pertanyaan saya: nggak kuatir kecapit tangannya, Mbah? Dijawab dengan fakta yang agak mengejutkan: ternyata yuyu cuma nyapit jika diangkat dari air. Selama di dalam air, dia nggak mau nyapit sembarangan! Jadi teknik yang dipakai Simbah, tangkap yuyu di punggungnya masukkan ke plastik. Dah, dijamin nggak bakal dicapit.

Masalah lain, bagaimana bisa nangkap yuyu yang ngumpet di dasar sungai, Mbah? Dijawab dengan fakta lain yang juga sedikit mengejutkan dan bahkan bisa bikin geli: tangan kita bisa dipakai untuk melihat! Namanya meraba-raba.

Ternyata oh ternyata, sesederhana itu jalan pikiran saya. Saya harap Anda tidak bingung memahami saya.

Proses The Chronicles of Kungkum selesai.
- Simbah mentas
- Simbah berjalan pulang
- Simbah masak Pelas Yuyu
- Simbah makan siang dengan riang

After all, jebul Simbah is very smart. Pantesan nurun ke cucunya. Hmmm…

Many thanks to you. Keep your smile nice and easy.
Lilik Gunawan
“blogger ndeso, ikut mbangun bangsa”

Jl. Klepu Bedug
Kutoarjo, Purworejo
Jawa Tengah, Indonesia

http://jago-bisnis-online.blogspot.com
email: gunawanlilik@gmail.com

Download Ebook Jangan Takut Setan
http://jangantakutsetan.com

( c ) 2009 Lilik Gunawan
“mbah guno rumekso”, “jago bisnis online”

20 July 2009

ONO DINO ONO UPO 10

Ono Dino Ono Upo 10 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”

ONO DINO ONO UPO 10

“THE FIRST, THE UNIQUE, THE BETTER

PERTAMA, UNIK, LEBIH BAIK”

The Wisdom of Lilik Gunawan

“jago bisnis online”

Hua…haha…hua…hahaha…

Hua…haha…hua…hahaha…

Hua…haha…hua…hahaha…

Don’t worry, itu bukan ketawanya setan, atau buto rambut geni, atau buto terong, atau sejenis raksasa lain. Dan so pastinya, juga bukan ketawanya saya. :)

Itu ketawanya Simbah Guno Rumekso, TAPI cuma di-batin di dalam hati. Jadi nggak perlu ada yang tersinggung dan ngatain Simbah gila. Na’uzubillahi min zaliik.

Ya, maklum saja, habis lucu bangets sih. Sebetulnya saya juga pingin ikut ketawa, DALAM HATI tentunya. Tapi lha gimana mau ketawa kalau saya termasuk bagian dari yang diketawain?!?

Nangis: uhuk, uhuk…

Nangis lagi ah: uhuk, uhuk…

Sekali lagi: uhuk, uhuk…

Eh, tapi JAGO tuh harusnya strong ya??? Setegar batu karang diterjang ombak yang menggunung tinggi bagaikan…gunung!!!

Atau sehebat lilin yang menerangi sekelilingnya sambil dirinya habis terbakar menjadi molekul-molekul udara.

[just curious: lilin itu bikin polusi udara nggak sih?]

Jago nggak boleh cengeng, katanya.

Boys don’t cry.

Tapi ini bisnis online, Simbah. Siapapun bisa saja get crushed. Alias kelindas sama orang yang punya modal besar. Apalagi orang luar yang modalnya memang dollar.

Terus gimana dong, Mbah. Simbah jangan tertawa di atas kebodohan orang, dong Mbah.

Rupanya rengekan sang “jago bisnis online” ini memang ajaib. Hebat. Sangat bisa mencairkan tawa bahak-bahak menjadi mimik muka yang serius. Seserius tembok beton cor terbaik. Keras!

Dan seperti biasa, berawal dari tampang serius ini selalu muncul Nasihat Simbah yang sangat bijaksana. Sederhana dan sangat bijaksana. Mudah dipahami, dimengerti, dan dilaksanakan. Ya maklumlah, omongannya orang pinter lumrah kalau bagus-bagus. Ngingetin aja, Simbah itu profesong UPSP University of Kutoarjo.

Nasihat Simbah Guno Rumekso:

“Ono Dino Ono Upo”

A day, a rice. Ada hari, ada nasi.

Lha, Mbah, cuma gitu nasihatnya? Simbah ini gimana sih? Masak sudah ada 10 episode, malah sudah mau masuk season 2, lha kok nasihatnya cuma gitu aja diulang-ulang?

Sabar. Justru itu. Kenapa Simbah tadi tertawa terbahak-bahak. Kamu ini aneh, lha wong, mencukupi kebutuhan sebutir nasi setiap hari saja masih gagal total, lha kok, pingin kaya.

Akhirnya bukannya menjadi kaya malah kena tipu para penjual mimpi menjadi kaya dalam sehari, ya to? Atau malah ada yang berani menjamin dengan ngasih garansi 200% uang kembali kalau dalam 100 hari nggak jadi kaya!

If Simbah just insulting me, ngenyek, menghina gitu, please keep your wisdom in your heart, Mbah, and go to deep sleep!!!

[We ladalah, sangking emosinya, malah saya nyuruh Simbah tidur dalam sekali, alias selamanya…waduh, bisa kualat nih…minta ampun nih, segera…]

Tapi keduluan Simbah. Maklum Beliau orang bijak.

No way, cucuku yang kusayang, tidak perlu ayam sori-ayam sori dulu. Simbah ngerti kalau kamu emosi. Tenangkan hati, jangan emosi. Sabar.

Maksud Simbah gini:

Nggak ada orang yang menjadi kaya dalam sehari.

Semua orang yang berhasil menjadi kaya pasti melalui banyak tahap. Dan itu mustahil bisa dicapai dalam sehari. Harus ada prosesnya.

Ambil saja contoh, binatang yang paling kaya: beli-bis.

Sebelum dia berhasil menjadi belibis tentu harus melalui proses yang berawal dari orangtuanya kawin. Bikin sarang. Nelor. Mengerami telor. Menetas. Jadi anak belibis. Belajar terbang. Kalau sukses, barulah jadi belibis.

Sama saja kalau kamu pingin kaya. Harus berawal dari bapak-ibumu kawin. Bikin kampus…UPSP University. Terus kamu lahir. Menjadi bayi. Menjadi anak-anak. Besar, menjadi kamu seperti kamu menjadi saat ini.

Semua melalui proses. Harus tahap demi tahap dilalui. Nggak ada satu tahap pun yang boleh dilewati. Semua tahap adalah penting.

My blood pressure is rising, when it almost reach the top…

Tekanan darah saya naik, saat sudah sampai mbun-mbunan…

Sabar dulu. Bukan maksud Simbah ngatain kamu bodo and miskin.

[udah miskin, bodo lagi…kacian deh…aku.]

Ya, ya, ya…bukannya turun malah jadi naik tekanan darahku, mau muncrat nih lewat ubun-ubun…ndut…ndut…ndut…

Kata Simbah selanjutnya,

Everything happened for a reason. Semua ini terjadi demi sebuah alasan. Yaitu BELAJAR.

Ya, kamu harus belajar. Bahwa kamu sudah berhasil melalui banyak tahap kehidupan, yang kalau kamu sampai membuat sebuah kesalahan kecil saja pasti akan berakibat fatal: DEAD END.

Tapi toh kamu survive.

Kamu bisa mengatasi semua tantangan itu dengan…nggak sempurna, dan nggak cukup baik, tapi lumayan kan. Berarti menurut alam kamu bisa atau qualified untuk menghadapi tantangan hidup berikutnya.

Nah, masalahnya sekarang, kenapa harus gagal?????

Perhatikan nasihat simbah tadi: Ono Dino Ono Upo. Perhatikan pengaruh sebutir nasi pada kehidupan ini. Betul-betul perhatikan dengan teliti.

Kalau dia hanya sebutir, pasti nggak ada pengaruhnya terhadap kehidupan, ya kan? Tapi coba kalau sepiring? Pasti bisa bikin perut kenyang.

Bagaimana kalau jumlahnya sebakul, sebaskom, sepanci besar, sealun-alun, selapangan sepak bola ditambah lapangan basket-voli-badminton-skak??? Berapa perut yang bisa dibikin kenyang!

See, perhatikan: kamu lupa prinsip dasar kehidupan dari falsafah Ono Dino Ono Upo.

Yang kamu perhatikan cuma kata upo dan upo saja, atau cuma nasinya saja. Padahal kamu tahu pasti bahwa orang yang cuma mikir makan dan makan pasti HASIL PEMIKIRANNYA hanyalah apa yang nantinya k****r dari perutnya itu…

Dan kalau kamu cuma mikir cari makan dan cari makan terus, kira-kira, pastinya, kamu tahu apa hasil dari pemikiranmu itu kan? Nggak jauh-jauh juga dari yang ****** dari perut kamu kan? [maaf, disensor, nggak sopan]

Karena saya sedang mikir serius, saya tidak begitu menyadari bahwa saya sedang dikatain ‘otak udang’ sama Simbah. Agak lucu juga. Tadi dinasihati bener ‘Ono Dino Ono Upo’ saya jadi emosi. Tapi sekarang dikatain ‘otak udang’ malah adem ayem tentrem. Aneh.

Benar-benar sederhana dan benar-benar bikin saya bingung. Untung Simbah memang benar-benar orang pinter dan berpengalaman ngajari orang bodo jadi ngerti. That’s all I need right now. Justru itu yang saya butuhkan: pengertian.

Bingung ya, Cucuku sayang? Aneh kan, nasihat yang sesederhana Ono Dino Ono Upo ternyata jika dijabarkan menjadi sangat luas pengertiannya.

Oke, kamu masih ingat selalu asal-usul upo atau sebutir nasi itu? Asalnya dari sebutir nasi juga! Eh, maksud simbah sebutir padi berasal dari sebutir padi.

Dari sebutir padi yang ditanam, menjadi serumpun padi, lalu menghasilkan se…gabah padi. Akhirnya diproses sedemikian rupa sehingga menjadi sebutir upo atau nasi.

Nah, sebetulnya sama kan? Kamu bisa jadi seperti kamu sekarang ini, juga melalui proses yang panjang. Bahkan sampai sepanjang jumlah umurmu sekarang. Atau sedikit lebih lama lagi, sejak lamaran bapakmu diterima ibumu dan disetujui simbahmu, yaitu aku, dan terus diproses setiap hari sehingga menjadi kamu sekarang ini.

Kalau kamu merasa tidak menjadi KAMU SEPERTI YANG KAMU INGINKAN, cobalah diteliti lagi. Barangkali solusinya bukan mencari siapa yang salah tapi bagaimana caranya belajar dari yang sudah terjadi.

Ya, belajar dari yang sudah terjadi.

Maksudnya, kalau kamu ingin kaya, tentu kamu harus perhatikan benar, hal-hal apa yang sudah kamu lakukan yang bisa membuatmu semakin dekat dengan tujuan hidupmu. Seberapa sering kamu lakukan hal itu?

Seharusnya setiap hari, setiap saat kamu lakukan itu!

Dan tentu kamu harus tahu juga hal-hal apa yang membuat kamu semakin jauh dari tujuan hidupmu. Dan sebisa mungkin mengurangi atau kalau bisa malah jangan lakukan hal itu, sama sekali.

Sampai di sini saya terdiam seribu bahasa.

[sebetulnya saya cuma bisa 3 bahasa: Jawa, Indonesia, Inggris, dan sedikit Arab seperti Assalamualaikum dan Bismillah, tapi nggak pa-palah wong itu juga cuma gaya bahasa saja…sudah begitu bunyinya sejak saya belum ada…dan tampaknya semua oke-oke saja.]

Dan Simbah juga begitu. Diam.

ONO DINO ONO UPO 10

Demikian, akhirnya saya ngerti. Bahwa saya tidak berhak marah-marah atau kecewa ketika ditipu orang yang menjadi kaya dengan cara menjual ilmu cara menjadi kaya. Namanya juga ilmu, bisa pas bisa juga tidak.

Barangkali dia tidak bisa menjadi kaya dengan ilmu itu tapi mungkin orang lain bisa, makanya dia ajarkan ilmu itu ke orang lain.

Cuma kebetulan saja, saya tidak cocok dengan ilmu semacam itu makanya saya tidak bisa menjadi kaya dengan ilmu itu.

Meski saya tetap saja merasa aneh, lha wong sendirinya aja miskin kok ngajarin orang cara jadi kaya. Dan anehnya banyak juga yang percaya. Seperti saya.

Tapi tak apalah. Biar saja kali ini dia bisa kaya karena jual ilmu cara jadi kaya. Saya tidak akan melakukan hal itu. Saya mau nrimo saja dulu. Hidup apa adanya sambil terus mencari arti hidup ini.

Mungkin di akhir hari saya tidak akan pernah berhasil menjadi saya seperti yang saya inginkan tapi setidaknya saya selalu berusaha ke arah sana. Semoga ini ada artinya. Bagi kehidupan dan bagi saya tentunya.

The Wisdom of Lilik Gunawan

“jago bisnis online”:

“THE FIRST, THE UNIQUE, THE BETTER

PERTAMA, UNIK, LEBIH BAIK”

THE FIRST atau PERTAMA,

Maksudnya seperti yang diterangkan Simbah tadi. Jadilah yang pertama di suatu bidang. Atau tiru yang sudah ada tapi buatlah dengan ciri khas Anda.

Kalau nggak bisa, ciptakan bidang baru, dengan menonjolkan ciri khas Anda tentunya.

THE UNIQUE atau UNIK,

Maksudnya buatlah segala sesuatu yang Anda lakukan punya sentuhan cita rasa Anda. Setiap orang pasti dilahirkan unik. Perhatikan ini: UNIK. Tidak ada orang yang sama di dalam hidup ini. Semua orang berbeda.

Carilah keunikan yang Anda miliki itu. Manfaatkanlah untuk kebaikan. Buatlah orang mengerti bahwa segala sesuatu yang biasa dikerjakan oleh Anda menjadi berbeda jika dikerjakan oleh orang lain. Tidak sama lagi seperti jika Anda yang kerjakan.

THE BETTER atau LEBIH BAIK,

Maksudnya SELALU ADA CARA UNTUK MELAKUKAN ATAU MEMBUAT SUATU HAL MENJADI LEBIH BAIK.

Yakini saja, selalu ada yang lebih baik, bahkan dari yang terbaik sekalipun.

Jadi, selalu pikirkan cara yang lebih baik untuk mengatasi suatu masalah. Pasti ADA.

Nah, itulah The Wisdom of Lilik Gunawan “jago bisnis online”. Bukan asli pemikiran saya tentunya. Semua yang bersentuhan dengan kehidupan saya pasti punya andil di dalamnya.

Gitu. Sekian. Terima kasih.

Salam Ono Dino Ono Upo dari Kutoarjo,

LILIK GUNAWAN

“blogger ndesa ikut mbangun bangsa”

Jl. Klepu Bedug

Kutoarjo 54212

Purworejo, Jawa Tengah

Indonesia

http://jago-bisnis-online.blogspot.com

email: gunawanlilik@gmail.com

Semua informasi yang ada di sini sudah dibuat semenarik mungkin. Kalau Anda merasa tidak tertarik dengan adanya informasi tersebut, mohon saya di-email, untuk segera saya perbaiki. Terima kasih, lagi.

( c ) 2009 Lilik Gunawan

“jago binis online”

14 July 2009

ONO DINO ONO UPO 9

Ono Dino Ono Upo 9 oleh Lilik Gunawan “jago bisnis online”




ONO DINO ONO UPO 9


TEKNIK NGEMIS ONLINE

GAYA JAGO BISNIS ONLINE


Anda tahu ngemis?

Itu lho cara minta-minta uang atau barang dari orang lain (yang punya) dengan tanpa ngasih imbalan apa-apa. Ya, sedekahlah namanya.


Ada ide bagus nih, bagaimana kalau ngemis itu itu di-stan-da-ri-sa-si? Maksudnya, dibuat kesepakatan sedemikian rupa sehingga nggak hanya yang sangat-fakir-miskin-sekali yang boleh ngemis tapi juga semua orang yang sudah kaya, mampu, dan mapan ekonominya???


Illogical ya? Sangat nggak masuk akal ya? Tapi nyatanya gitu. Ternyatanya, jebulnya, nggak hanya orang miskin saja yang ngemis tapi juga golongan yang sebenarnya sudah mampu juga ikut ngemis.


Harap maklum, meski profesi yang me-malu-kan tapi ngemis itu kan tetep butuh modal. Sedangkan yang punya modal itu siapa coba?


Terusnya lagi, yang punya sumber daya tak terbatas itu siapa coba? Jelas orang-orang yang mampu kan?


Tapi ya sudahlah, nggak usah kita para jago bisnis online pada ribut soal ngemis. Biarin aja. Malu-maluin.


Lalu apa hubungannya dengan jago bisnis online?

Gini, ada banyak peluang bisnis online yang bisa diselesaikan dengan teknik ngemis ini.

Jadi nggak perlu banyak mikir yang njlimet-njlimet, tapi tetap bisa dapet hasil yang maksimal.


Sama kayak orang ngemis, ada beberapa yang ternyata setelah diselidiki kekayaannya jauh lebih banyak dibanding orang-orang yang ngasih sedekah ke mereka.

Sehingga bisa disimpulkan ngemis itu BOLEH dan ‘BAIK’.

[Lho kok bisa gitu?!?]


Sudahlah, saya lagi nggak nafsu ngomong soal moralitas di sini. Saya juga nggak pingin bikin analisa ngalor-ngidul-yang-hasilnya-dijamin-pasti-ngawur. Mungkin lain kali kalau pas ada waktu, saya akan minta pendapat Simbah saya.


Sedikit info, Beliau sedang nengok cucunya di desa.

Ha, Simbah pulang kampung???


Ya, tapi jangan keliru memahami bahasa Simbah. Maksudnya, bukannya Simbah Guno Rumekso itu tinggalnya di kota terus untuk mengisi liburan Beliau mudik ke desa, BUKAN begitu.

Jelas bukan begitu, lha wong Simbah itu rumahnya juga di desa kok. Terus nengok cucunya juga nggak jauh-jauh amat. Lha wong rumahnya juga cuma di depan situ…


Tapi di musim liburan sekolah tentu yang lagi nge-trend ya mudik, nengok saudara di desa [bahasa kasarnya: sudah kaliren belum…maklum desa itu identik dengan kelaparan dan kekeringan…].


Makanya waktu pamit Simbah juga ngomong ‘mau nengok cucu di desa’.


Hahaha, Simbah saya memang ‘originally smart by nature’. Ya harap maklum, lha wong profesong UPSP University of Kutoarjo, sama kayak saya. :)


O.K. let’s get back to the ngemis tadi…


TEKNIK NGEMIS ONLINE


Ada beberapa teknik canggih untuk ngemis di dunia online. Misalnya sebuah teknik yang jadi favorit para jago bisnis online.


Teknik ini tergolong mudah, murah, irit biaya [apa beda murah sama irit?], menghasilkan, nggak bikin capek, nggak banyak mikir, bisa ditinggal tidur, bisa ditinggal males-malesan, bisa disambi pacaran-mesra-mesraan-

tapi-awas-jangan-sampai-

masuk-angin-bikin-perut-kembung-

terus-kepala-bapak-calon-mertua-

jadi-pening-lho

dan lain-lain keuntungan yang sangat menjanjikan.


Tinggal pasang and tunggu klik orang. Jelas gampang!!!


Tapi awas jangan pernah melakukan spamming karena pasti akan di-maki-maki-orang-

dengan-makian-yang-membuat-

rasa-ini-menjadi-sungguh-tak-wajar-

dan-jadi-pingin-punya-hidup-

sekali-lagi---dengan-jalan-lain-tentunya.

Sejak karena ini teknik favorit jago bisnis makanya saya jamin pasti Anda sudah kenal teknik ini. Nah, bagi yang belum kenal, silakan kapusan ya… :)


[Tertipu kok disuruh happy-happy-saja. Emang nggak enak jadi orang bodo, susah. Wong bodo dadi panganne wong pinter. Orang bodo selalu jadi makanannya orang pinter. Trust me, I know, I’ve been there, and since then I’ve always been there :]


Ya, memang teknik ngemis yang saya maksud memang bisnis afiliasi. Mau dibolak-balik model bagaimanapun, dianalisa pake cara apapun, yang namanya bisnis afiliasi itu mirip bahkan identik dengan ngemis.


Hanya saja media yang dipakai lebih trendy dan jelas lebih canggih. Khas-nya orang pinter lah. Cuma ya itu tadi, namanya orang bodo selalu jadi makanannya orang pinter. Berbahagialah wahai orang-orang bodo…jasamu --dan jasaku—bagi orang-orang pinter nilainya tiada tara :(


Namanya afiliasi pasti nggak jauh-jauh sama yang namanya kode referral atau referral code.


Nah, sisi ngemis yang saya maksud itu ya di bagian kode referral ini. Dengan kata lain, kita ngemis, nunggu belas kasihan orang agar nge-klik kode referral itu. Dengan harapan, eh siapa tahu, ada yang klik saja, klik lalu daftar, atau klik lalu beli suatu produk. Dan secara tidak langsung kita dapet bayaran.


Iya, ini intinya bisnis afiliasi. Klik saja dibayar, klik lalu daftar lalu dibayar, atau klik lalu beli produk barulah dibayar.


TEKNIK NGEMIS ONLINE 1


Untuk yang klik dibayar.

Misal: nerbitke iklan paid per click. Jadi kita masang atau menerbitkan iklan dari jaringan ppc, misal www.kumpulblogger.com atau www.kliksaya.com lalu tiap kali ada yang klik iklan, kita dibayar pake IDR. Atau yang versi Google yaitu AdSense, kita dibayar pake USD.


TEKNIK NGEMIS ONLINE 2


Untuk yang klik, daftar, dibayar.

Misal: DOMAIN GRATIS CO.CC http://www.co.cc/?id=172164 ini untuk penyedia domain gratis. Mereka mau bayar USD setiap ada yang daftar melalui peluang bisnis afiliasi ini.


Dan agar saya sukses ngemis sama Anda, mohon klik link-link referral di sini, biar saya dapet duit dari Anda. Tanpa Anda perlu keluar uang IDR sepeserpun. Enak to, mantep to???


Terus nanti habis daftar, Anda bisa juga punya link referral seperti itu, bisa ngemis, bagi-bagi ke temen-temen, dapet hasil juga. :)


Misal lagi: HOSTING GRATIS 000WEBHOST http://www.000webhost.com/179666.html ini untuk penyedia hosting gratis. Bagi yang belum daftar silakan daftar referral di 000webhost ini. Sama juga seperti di atas. Mereka akan membayar kita tiap kali ada yang klik link referral tadi.


Keterangannya: kalau kita ingin punya toko online tapi modalnya nggak sampai puluhan juta, ya alternatifnya daftar nama tokonya atau di bisnis online nama domainnya di http://www.co.cc/?id=172164 tapi ini baru nama saja, belum ada tokonya…


Terus setelah itu kita daftar di http://www.000webhost.com/179666.html untuk menempatkan bangunan atau kios atau warung buat toko kita. Di bisnis online ini namanya hosting.

Terus kalau belum punya script atau program untuk menampilkan tokonya, silakan download programnya gratis di www.wordpress.org di sana bisa milih tampilan tokonya yang model bagaimana.


Di awal-awal ngemis, pasti akan banyak menemukan kendala. Tapi nanti kalau sudah biasa ngemis, pasti akan tebel juga mukanya.


Sekali lagi, ini bukan soal moralitas ya… [tapi ini soal isi perut…jadi nggak peduli pinter atau bodo…yang ada hanyalah Ono Dino Ono Upo :]


Misal lagi [sekalian aja ngemisnya]: ZIDDU http://www.ziddu.com/register.php?referralid=%28y%5d%28Y/tSNWN ini untuk bagi-bagi file dibayar. Jadi caranya, Anda klik link ini, daftar, terus upload file, terus bagi ke teman-teman. Dibayarnya tiap ada yang download. Dibayarnya setelah mencapai USD tertentu.


Terus misal lagi: PAYPAL https://www.paypal.com/id/mrb/pal=AA6P232HK3LZA

ini untuk daftar di rekening online. Nggak usah punya duit USD dulu nggak pa-pa, yang penting ngemis sama temen-temen.

Semua suruh daftar pake link referral milik Anda.


Satu misal lagi: http://www.usahaweb.com/34882.html ini untuk daftar domain yang mbayar. Tapi cuma daftar referral saja juga nggak pa-pa. Klik saja link ini terus daftar. Promosikan linknya.


Sudah.


TEKNIK NGEMIS ONLINE 3


Untuk yang klik, daftar, beli produk, dibayar.

Ini teknik ngemis yang paling parah. Kalau belum bener-bener tebel mukanya jangan coba teknik ini!!! [hayo, jangan ngatain muka saya tebel lho, awas… :]


Misal: PANDUAN BISNIS ONLINE UNTUK PEMULA

[link telah dihapus karena TIDAK ETIS dan diganti yang lebih bagus dan gratis dan tetep ngemis juga...]

Rahasia Menjadi Kaya

Rahasia Kenapa Miskin

Rahasia Cara Cari Duit

Dengan Blog Sederhana

ini untuk panduan bisnis online yang didesain khusus bagi pemula di bisnis online. Bisnis afiliasi ini sangat tidak disarankan jika Anda nggak punya duit nganggur. Soalnya daftarnya harus beli produknya dulu…

bayar dulu!!!

[ralat: Panduan di atas bisa di-download full gratis dan BUKAN AFILIASI]


Tapi ya nggak pa-pa, sekali lagi bukan masalah bagi yang punya duit nganggur. Toh, nanti hasil ngemisnya juga lama-lama bisa nutup.


Dah, itu saja dulu. Sebetulnya ada banyak sekali teknik ngemis secara online yang sangat penting untuk dipelajari dan dipraktekkan. Dan semua teknik itu asal didukung dengan polesan yang heboh, canggih, aneh, dan mempesona, pasti akan bisa menghasilkan duit.

Baik IDR maupun USD.


Sekali lagi, ini bukan soal moralitas ngemis yang jadi persoalan. Tapi moralitas perut yang kalau lapar sering bikin ribut ini mulut. Whoa, whoa…


Mungkin yang harus dipikirkan bersama bukan menciptakan lapangan kerja ya. Kalau dipikir-pikir, sebetulnya lapangan kerja itu amat sangat banyak jumlah dan bidangnya.


Tapi yang dicari kan yang kerjanya cuma

duduk-duduk-

nggak-ngapa-ngapain-

tapi-dibayar-gede.


Siapa yang mau bayar?!? :)


Aneh.


Gitu. Sekian dulu. Thank you.


Salam aneh dari Kutoarjo,

LILIK GUNAWAN

“blogger ndesa ikut mbangun bangsa”


Jl. Klepu Bedug

Kutoarjo 54212

Purworejo, Jawa Tengah

Indonesia

http://jago-bisnis-online.blogspot.com

email: gunawanlilik@gmail.com


MOHON DIMENGERTI BAHWA PELAJARAN NGEMIS INI TIDAK DIDUKUNG SEPENUHNYA OLEH PIHAK MANAPUN. JADI KALAU ADA YANG SALAH-SALAH MOHON DIMAAFKAN DAN DI-EMAIL KE SAYA AGAR BISA DIPERBAIKI SECEPATNYA.


( c ) 2009 Lilik Gunawan

“jago bisnis online”